OJK membuka agenda pasar modal 2025 dengan mendorong bursa berperan lebih aktif mendukung program strategis pemerintah dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Fokus pengembangan mencakup pendalaman pasar, peningkatan jumlah dan kualitas perusahaan tercatat, serta penguatan kapasitas anggota bursa dan manajer investasi. Tata kelola, pengendalian internal, manajemen risiko, dan keamanan teknologi informasi menjadi bagian penting agenda tersebut.
Perluasan investor juga perlu disertai literasi agar masyarakat memahami risiko, horizon investasi, dan diversifikasi. Bagi investor ritel, keputusan sebaiknya disesuaikan dengan tujuan keuangan, bukan sekadar mengikuti tren harian.